Resmi Dilantik, IKA ULM Kalteng Diharapkan Jadi Jembatan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Foto: Prosesi pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat (IKA ULM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2026–2030.


Palangka Raya, Hatantiringnews.com — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat (IKA ULM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula Jayang Tingang, Lantai I, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (28/8/2026) malam.

Ketua IKA ULM Kalteng, H. Syamsuri Yusup, mengatakan keberadaan organisasi alumni tersebut diharapkan menjadi jembatan untuk memperkuat kolaborasi, komunikasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Alumni adalah aktor untuk menjembatani kolaborasi, komunikasi, dan sekaligus kontribusi manfaat untuk memberikan nilai tambah bagi percepatan pembangunan Kalimantan dan Indonesia,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalteng yang telah memberikan dukungan sehingga pelantikan IKA ULM Kalteng dapat dilaksanakan di lingkungan Kantor Gubernur Kalteng.

Menurutnya, penggunaan tempat tersebut tidak sekadar menjadi simbol, tetapi diharapkan menjadi awal terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, ULM, dunia usaha, serta seluruh alumni ULM yang berada di Kalteng.

Syamsuri menilai ULM sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di kawasan regional Kalimantan memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Sinergi Insya Allah akan terbangun antara pemerintah daerah, IKA ULM, dunia usaha, dan seluruh anggota ikatan keluarga alumni ULM yang ada di Kalimantan Tengah,” katanya.

Sementara itu, Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, menyampaikan bahwa pelantikan IKA ULM Kalteng menjadi catatan tersendiri bagi universitas karena merupakan kepengurusan IKA ULM tingkat provinsi pertama yang dikukuhkan.

“Ini adalah Ikatan Keluarga Alumni ULM yang pertama pada tingkat provinsi yang kita kukuhkan pada malam hari ini,” ungkapnya.

Ia berharap setelah Kalteng, kepengurusan IKA ULM dapat terbentuk di berbagai provinsi di Indonesia hingga di tingkat internasional. Dengan demikian, keberadaan alumni dapat semakin memperluas kontribusi ULM di berbagai wilayah.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya IKA ULM Kalteng. Menurutnya, organisasi alumni tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.

Ia menilai latar belakang alumni ULM yang beragam, baik dari kalangan pemerintahan, akademisi, maupun profesi lainnya, merupakan modal penting untuk membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

“Latar belakang alumni yang berada di pemerintahan, akademisi, dan berbagai bidang lainnya menjadi modal yang sangat baik bagi kita untuk saling menjadi mitra dalam membangun daerah,” katanya.

Edy mengatakan Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang luas sekaligus berbagai tantangan pembangunan, termasuk peningkatan sumber pendapatan daerah, pengembangan UMKM, energi terbarukan, hingga ketahanan pangan.

Karena itu, ia membuka peluang bagi IKA ULM untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah, termasuk melalui riset dan kajian yang dapat mendukung penyusunan kebijakan pembangunan.

Edy juga menilai kerja sama dengan ULM dapat dikembangkan lebih luas, khususnya dalam bidang penelitian dan pemanfaatan fasilitas laboratorium yang dimiliki universitas.

Ia menyebut ULM memiliki fasilitas laboratorium dengan kemampuan yang cukup lengkap, termasuk untuk pemeriksaan DNA. Kondisi tersebut dinilai dapat membuka peluang kerja sama sehingga sejumlah penelitian atau pemeriksaan tidak selalu harus dilakukan di luar daerah.

“Kalau ada sesuatu, kita juga bisa meminta kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat untuk mengidentifikasi, melakukan penelitian, atau kegiatan di laboratorium,” tuturnya.

Menurut Edy, IKA ULM Kalteng dapat menjadi jembatan untuk merealisasikan berbagai bentuk kerja sama tersebut. Pemerintah Provinsi Kalteng, lanjutnya, terbuka terhadap peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. (red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama