![]() |
| Foto: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul, berfoto bersama Piagam penghargaan UHC Award 2026. |
Jakarta, Hatantiringnews.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/01/2026).
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Capaian tersebut mencerminkan komitmen Pemprov Kalteng dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, yang mewakili Gubernur Kalteng menerima langsung penghargaan tersebut dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.
Suyuti menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. “Ini adalah hasil kolaborasi semua pihak dalam memastikan masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah telah mencapai 100,18 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 85,24 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Selain itu, pemerintah juga berperan dalam pembiayaan iuran bagi masyarakat melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Tercatat sebanyak 603.075 jiwa mendapat dukungan bersama antara pemerintah pusat dan daerah, serta 48.631 jiwa lainnya ditanggung melalui skema daerah.
Menurut Suyuti, pencapaian tersebut bukan hal mudah karena membutuhkan konsistensi dalam pembayaran iuran serta komitmen kuat dari pemerintah dan masyarakat. “Ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik oleh peserta mandiri maupun pemerintah daerah,” katanya.
Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus mencegah risiko kemiskinan akibat biaya pengobatan. (red)
