![]() |
| Foto: Suasana penyaluran bantuan pangan dan BLT oleh Gubernur Kalteng. (Istimewa) |
Palangka Raya, Hatantiringnews.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan sosial dan pangan kepada masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul fitri dan Hari Raya Nyepi, bertempat di halaman Rujab Gubernur, Palangka Raya, Kamis (12/3/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di halaman Istana Isen Mulang dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Ketua TP PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta Nunu Andriani Edy Pratowo.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah secara simbolis menyerahkan Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari–Maret 2026 sekaligus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Bantuan pangan yang diberikan berupa paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara keseluruhan, jumlah penerima di Kalimantan Tengah mencapai 205.140 paket, sementara di Kota Palangka Raya sebanyak 18.669 paket yang tersebar di lima kecamatan.
Selain itu, BLT KHBS juga disalurkan kepada 1.859 masyarakat kurang mampu melalui Bank Kalteng sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Di waktu yang sama, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Program ini menyasar ASN golongan I dan II serta tenaga P3K guna membantu pemenuhan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras premium, minyak goreng, gula pasir, bawang merah dan putih, telur ayam, cabai, ikan segar, hingga produk UMKM lokal.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta merasakan kehadiran pemerintah menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berupaya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dan Nyepi dengan nyaman.
Pemerintah berharap rangkaian program bantuan dan pasar murah tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (red)
