Bunda Guru Barito Utara Paparkan Strategi Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun di Konkerkab PGRI

Foto: Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, berfoto bersama saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara. (Diskominfosandi Barito Utara) 

Muara Teweh, Hatantiringnews.com — Komitmen memperkuat akses dan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus dalam Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, hadir sekaligus menjadi narasumber dengan membawakan materi bertajuk “Jembatan Emas Pendidikan: Menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun melalui Implementasi SPMB 2026 dan SIP Pintar di Barito Utara”.

Di hadapan pengurus dan anggota PGRI, kepala sekolah, serta para guru, Hj. Maya Savitri Shalahuddin menekankan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas sejak usia dini.

Ia menjelaskan, melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang didukung petunjuk teknis Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 serta Program SIP Pintar 2026, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan pendidikan yang setara dan berkelanjutan.

“Diharapkan seluruh anak usia sekolah dapat terjangkau layanan pendidikan sejak dini, tidak ada yang putus sekolah karena kendala ekonomi, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap bersaing untuk mendukung kemajuan Barito Utara di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Barito Utara yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., ditegaskan bahwa PGRI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik.

“Guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan serta mendorong PGRI untuk semakin aktif meningkatkan profesionalisme guru dan menghadirkan inovasi pendidikan,” katanya.

Menurutnya, Konkerkab menjadi wadah penting untuk merumuskan program kerja dan langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, Maslan, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bunda Guru Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Hj. Maya Savitri Shalahuddin menjadi penyemangat bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan.

Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Kabupaten Barito Utara Masa Bakti 2025–2030 diharapkan menghasilkan berbagai program yang mampu memperkuat peran organisasi sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Sumber: Diskominfosandi Barito Utara) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama