![]() |
| Foto: Pengundian Hadiah Doorprize Sepeda Motor bagi Wajib Pajak Taat Pajak di Kantor Bapenda Kalteng. |
Palangka Raya, Hatantiringnews.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga awal Januari 2026 telah mencapai 96,3 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut didorong oleh kinerja sejumlah sektor pajak yang melampaui target.
Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo, menyampaikan realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menunjukkan capaian signifikan. Dari target sebesar Rp300,54 miliar, realisasi mencapai Rp340,51 miliar atau 113,30 persen.
"Sementara itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga melampaui target. Dari target sekitar Rp285 miliar, realisasi mencapai Rp330,76 miliar atau setara 115 persen," ucapnya usai kegiatan Pengundian Hadiah Doorprize Sepeda Motor bagi Wajib Pajak Taat Pajak di Kantor Bapenda Kalteng, Rabu (7/1/2026).
Kemudian untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), target sebesar Rp1,28 triliun terealisasi Rp1,33 triliun lebih, atau mencapai 104,43 persen.
"Pajak Air Permukaan tercatat hanya terealisasi 72,18 persen, dari target Rp12,55 miliar dengan realisasi sekitar Rp9,06 miliar.
Selanjutnya, Pajak Rokok dari target Rp226,62 miliar, terealisasi sekitar Rp202,77 miliar atau 89,48 persen. Adapun Pajak Alat Berat mencapai 93,80 persen dari target Rp5,21 miliar,"tambahnya.
Selain itu, Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) justru melampaui target. Dari target Rp12,44 miliar, realisasi mencapai Rp14,36 miliar atau 115,41 persen.
"Begitu pula Retribusi Jasa Usaha, dari target Rp482,68 juta, terealisasi Rp530,91 juta atau 109,99 persen. Capaian ini menunjukkan kontribusi besar masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak," ungkapnya. (red)
